Senin, 30 Desember 2013

Makalah Metabolisme Protein



BAB I
PENDAHULUAN
1.1       Latar belakang
Manusia membutuhkan nitrogen terfiksasi yang harus berasal dari makanan (biasanya sebagai protein), terutama untuk sintesis protein dan asam nukleat, tetapi juga untuk mensintesis banyak metabolit tertentu seperti porfirin dan fosfolipid.
Penggunaan protein untuk energi yaitu
  1. Jika jumlah protein terus meningkat → protein sel dipecah jadi asam amino untuk dijadikan energi atau disimpan dalam bentuk lemak. Pemecahan protein jadi asam amino terjadi di hati dengan proses: deaminasi atau transaminasi
  2. Deaminasi: proses pembuangan gugus amino dari asam amino
  3. Transaminasi: proses perubahan asam amino menjadi asam keto
Tidak ada simpanan nitrogen dalam tubuh yang dapat dibandingkan dengan lipid dan glikogen, yakni semua kelebihan nitrogen dari kebutuhan tubuh yang meningkat akan dikeluarkan. Jika tubuh mencerna nitrogen kurang dari yang dibutuhkan untuk pertumbuhan normal dan perbaikan jaringan, maka tubuH memanfaatkan nitrogen yang disimpan dalam protein otot.
Protein tersusun atas sejumlah asam amino yang membentuk suatu untaian (polimer) dengan ikatan peptida. Selain itu, protein juga memiliki gugus amina (-NH2) dan gugus karboksil (-COOH). ¾ zat padat tubuh terdiri dari protein (otot, enzim, protein plasma, antibodi, hormon). Banyak protein terdiri ikatan komplek dengan fibril → protein fibrosa. Macam protein fibrosa: kolagen (tendon, kartilago, tulang); elastin (arteri); keratin (rambut, kuku); dan aktin-miosin.
1
1.2.      Tujuan yang dicapai
1.    Dapat mengetahui dan memahami pengertian metabolisme protein
2.    Dapat mengetahui dan memahami proses metabolisme protein
3.    Dapat mengetahui dan memahami bagaimana metabolisme protein

1.3.      Metode
Metode yang kelompok kami gunakan dalam membuat makalah ini adalah dengan berdiskusi kelompok. Bahan-bahan yang kami dapatkan adalah dari mereferensikan atau meringkas dari buku-buku biokimia dasar serta dari website google.

1.4       Sistematika penulisan
Sistemika penulisan makalah ini kelompok kami lakukan dengan membuat cover judul, kemudian kata pengantar yang berisi tentang ucapan terima kasih kepada semua yang telah membantu dalam penulisan makalah ini dan berterima kasih kepada dosen pembimbing yang telah memberikan arahan dan bimbingannya kepada kelompok kami, sehingga kelompok kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.  Kemudian terdapat daftar isi dan isi materi mengenai metabolisme protein. Bab terakhir berisi mengenai daftar pustaka.



BAB II
PEMBAHASAN

2.1.      Sintesis dan sumber asam amino dari makanan
Manusia membutuhkan nitrogen terfiksasi yang harus berasal dari makanan (biasanya sebagai protein), terutama untuk sintesis protein dan asam nukleat, tetapi juga untuk mensintesis banyak metabolit tertentu seperti porfirin dan fosfolipid.
            Banyaknnya protein (nitrogen terfikasi) yang di cerna menentukan keadaan keseimbangan nitrogen seseorang. Seperti juga hewan, manusia akan mengeluarkan senyawa – senyawa nitrogen bahkan juga ketika diberi makanan bebas protein, karena tidak semua senyawa nitrogen bisa di daur ulang. Orang-orang ini kemudian berada dalam keseimbangan nitrogen negative. Banyaknya protein yang dibutuhkan orang dewasa untuk dapat mempertahankan keseimbangan nitrogennya tidaklah mudah ditentukan, karena tidak semua asam amino yang ditemukan dalam protein (terutama protein nabati) adalah sama pentingnya untuk metabolisme hewan.







DOWNLOAD LENGKAP MAKALAH

Winrar (.rar)
Adobe Reader (.pdf)

Makalah Biokimia - Metabolisme Asam Nukleat




BAB I
PENDAHULUAN



1.1  Latar Belakang
Metabolisme  adalah semua reaksi kimia yang terjadi di dalam organisme, termasuk yang terjadi di tingkat selular. Secara umum, metabolisme memiliki dua arah lintasan reaksi kimia organik. Sedangkan untuk katabolisme itu sendiri yaitu reaksi yang mengurai molekul senyawa organik untuk mendapatkan energi. Dan anabolisme merupakan reaksi yang merangkai senyawa organik dari molekul-molekul tertentu, untuk diserap oleh sel tubuh.
Eksperimen terkontrol atas metabolisme manusia pertama kali diterbitkan oleh Santorio pada tahun 1614 di dalam bukunya, “Ars de statica medecina” yang membuatnya terkenal di Eropa. Dia mendeskripsikan rangkaian percobaan yang dilakukannya, yang melibatkan penimbangan dirinya sendiri pada sebuah kursi yang digantung pada sebuah timbangan besar sebelum dan sesudah makan, tidur, bekerja, berpuasa makan atau minum, dan buang air besar. Dia menemukan bahwa bagian terbesar makanan yang dimakannnya hilang dari tubuh melalui “perspiratio insensibilis” (mungkin dapat diterjemahkan sebagai keringatan yang tidak tampak). Secara umum, metabolisme memiliki dua arah lintasan reaksi kimia organik yaitu:
1.      Katabolisme yaitu reaksi yang mengurai senyawa molekul organik untuk mendapatkan energy.
2.      Anabolisme yaitu reaksi yang merangkai senyawa organik dari molekul-molekul tertentu, untuk diserap oleh sel tubuh.
Kedua arah lintasan metabolisime sangat diperlukan oleh setiap organisme untuk dapat bertahan hidup. Arah lintasan metabolisme ditentukan oleh suatu senyawa yang disebut sebagai hormon, dan dipercepat (dikatalisis) oleh enzim. Pada senyawa organik, penentu arah reaksi kimia disebut promoter dan penentu mempercepatan reaksi kimia disebut katalis.
Asam nukleat merupakan salah satu makromolekul yang memegang peranan sangat penting dalam kehidupan organisme karena di dalamnya tersimpan informasi genetik. Asam nukleat sering dinamakan juga polinukleotida karena tersusun dari sejumlah molekul nukleotida sebagai monomernya. Tiap nukleotida mempunyai struktur yang terdiri atas gugus fosfat, gula pentosa, dan basa nitrogen atau basa nukleotida (basa N).
Asam nukleat adalah makromolekul biokimia yang kompleks, berbobot molekul tinggi, dan tersusun atas rantai nukleotida yang mengandung informasi genetik. Asam nukleat yang paling umum adalah Asam deoksiribonukleat (DNA) and Asam ribonukleat (RNA). Asam nukleat ditemukan pada semua sel hidup serta pada virus.

Asam nukleat dinamai demikian karena keberadaan umumnya di dalam inti (nukleus) sel. Asam nukleat merupakan biopolimer, dan monomer penyusunnya adalah nukleotida. Setiap nukleotida terdiri dari tiga komponen, yaitu sebuah basa nitrogen heterosiklik (purin atau pirimidin), sebuah gula pentosa, dan sebuah gugus fosfat. Jenis asam nukleat dibedakan oleh jenis gula yang terdapat pada rantai asam nukleat tersebut (misalnya, DNA atau asam deoksiribonukleat mengandung 2-deoksiribosa). Selain itu, basa nitrogen yang ditemukan pada kedua jenis asam nukleat tersebut memiliki perbedaan: adenin, sitosin, dan guanin dapat ditemukan pada RNA maupun DNA, sedangkan timin dapat ditemukan hanya pada DNA dan urasil dapat ditemukan hanya pada RNA.



DOWNLOAD LENGKAP MAKALAH

Winrar (.rar)
Adobe Reader (.pdf)

Makalah Biokimia - Asam Nukleat (Nucleat Acid)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Berawal tahun 1868 Friedrich Miescher (1844-1895) adalah orang yang
mengawali pengetahuan mengenai kimia dan inti sel. Pada tahun 1868, dilaboratorium
Hoppe-Syler di Tubingen, beliau memilih sel yang terdapat pada nanah bekas
pembalut luka, kemudian sel-sel tersebut dilarutkan dalam asam encer dan dengan
cara ini diperoleh inti sel yang masih terikat pada sejumlah protein. Dengan
menambahkan enzim pemecah protein ia dapat memperoleh inti sel saja dan dengan
cara ekstraksi terhadap inti sel diperoleh suatu zat yang larut dalam basa tetapi tidak
larut dalam asam. kemudian zat ini dinamakan ”nuclein” sekarang dikenal dengan
nama nucleoprotein. Selanjutnya dibuktikan bahwa asam nukleat merupakan salah
satu senyawa pembentuk sel dan jaringan normal.
Ada dua jenis asam nukleat yaitu DNA ( deoxyribonucleic acid ) atau
asamdeoksiribonukleat dan RNA ( ribonucleic acid ) atau asam ribonukleat. DNA
oleh seorang dokter muda Friedrich Miescher yang mempercayai bahwa
rahasiakehidupan dapat diungkapkan melalui penelitian kimia pada sel-sel.Sel yang
dipilih oleh Friedrich adalah sel yang terdapat pada nanah untuk dipelajari nyadan ia
mendapatkan sel-sel tersebut dari bekas pembalut luka yang diperolehnya dari dari
ruang bedah.
Asam nukleat terdapat dalam semua sel dan memiliki peranan yang sangat
penting dalam biosintesis protein. Baik DNA maupun RNA berupa anion dan pada
umumnya terikatpada protein yang mempunyai sifat basa, misalnya DNA dalam inti
sel terikat padahiston. Senyawa gabungan antara asam nukleat dengan protein ini
disebut nukleoprotein.
Molekul asam nukleat merupakan suatu polimer seperti protein, tetapi yang
menjadi monomer bukan asam amino, melainkan nukleotida.
1.2 Tujuan
· Untuk mengetahui tentang Asam Nukleat
· Untuk mengetahui fungsi dari nukleotida
· Untuk mengetahui tentang sintesis RNA dan DNA
· Untuk mengetahui tentang Transkripsi dan Translasi


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Asam Nukleat
Asam nukleat adalah biopolymer yang berbobot molekul tinggi dengan unit
monomernya mononukleotida. Asam nukleat terdapat pada semua sel hidup dan
bertugas untuk menyimpan dan mentransfer genetic, kemudian menerjemahkan
informasi ini secara tepat untuk mensintesis protein yang khas bagi masing-masing
sel. Asam nukleat, jika unit-unit pembangunnya deoksiribonukleotida , disebut asam
deoksiribonukleotida (DNA) dan jika terdiri- dari unit-unit ribonukleaotida disebut
asam ribonukleaotida (RNA).
Asam Nukleat juga merupakan senyawa majemuk yang dibuat dari banyak
nukleotida. Bila nukleotida mengandung ribose, maka asam nukleat yang terjadi
adalah RNA (Ribnucleic acid = asam ribonukleat) yang berguna dalam sintesis
protein. Bila nukleotida mengandung deoksiribosa, maka asam nukleat yang terjadi
adalah DNA (Deoxyribonucleic acid = asam deoksiribonukleat) yang merupakan
bahan utama pementukan inti sel. Dalam asam nukleat terdapat 4 basa nitrogen yang
berbeda yaitu 2 purin dan 2 primidin. Baik dalm RNA maupun DNA purin selalu
adenine dan guanine. Dalam RNA primidin selalu sitosin dan urasil, dalam DNA
primidin selalu sitosin dan timin.
Asam-asam nukleat terdapat pada jaringan tubuh sebagai nukleoprotein, yaitu
gabungan antara asam nukleat dengan protein. Untuk memperoleh asam nukleat dari
jaringan-jaringan tersebut, dapat dilakukan ekstraksi terhadap nukleoprotein terlebih
dahulu menggunakan larutan garam IM. Setelah nukleoprotein terlarut, dapat
diuraikan atau dipecah menjadi protein-protein dan asam nukleat dengan menambah

asam-asam lemah atau alkali secara ha





DOWNLOAD LENGKAP MAKALAH

Winrar (.rar)
Microsoft Word (.doc)

Makalah Biokimia Umum II - Metabolisme Protein Dan Asam Nukleat





BAB I
PENDAHULUAN



I.I Latar Belakang
Metabolisme  adalah semua reaksi kimia yang terjadi di dalam organisme, termasuk yang terjadi di tingkat selular. Secara umum, metabolisme memiliki dua arah lintasan reaksi kimia organik. Sedangkan untuk katabolisme itu sendiri yaitu reaksi yang mengurai molekul senyawa organik untuk mendapatkan energi. Dan anabolisme merupakan reaksi yang merangkai senyawa organik dari molekul-molekul tertentu, untuk diserap oleh sel tubuh.
Eksperimen terkontrol atas metabolisme manusia pertama kali diterbitkan oleh Santorio pada tahun 1614 di dalam bukunya, “Ars de statica medecina” yang membuatnya terkenal di Eropa. Dia mendeskripsikan rangkaian percobaan yang dilakukannya, yang melibatkan penimbangan dirinya sendiri pada sebuah kursi yang digantung pada sebuah timbangan besar sebelum dan sesudah makan, tidur, bekerja, berpuasa makan atau minum, dan buang air besar. Dia menemukan bahwa bagian terbesar makanan yang dimakannnya hilang dari tubuh melalui “perspiratio insensibilis” (mungkin dapat diterjemahkan sebagai keringatan yang tidak tampak). Secara umum, metabolisme memiliki dua arah lintasan reaksi kimia organik yaitu:
1.      Katabolisme yaitu reaksi yang mengurai senyawa molekul organik untuk mendapatkan energy.
2.      Anabolisme yaitu reaksi yang merangkai senyawa organik dari molekul-molekul tertentu, untuk diserap oleh sel tubuh.
Kedua arah lintasan metabolisime sangat diperlukan oleh setiap organisme untuk dapat bertahan hidup. Arah lintasan metabolisme ditentukan oleh suatu senyawa yang disebut sebagai hormon, dan dipercepat (dikatalisis) oleh enzim. Pada senyawa organik, penentu arah reaksi kimia disebut promoter dan penentu mempercepatan reaksi kimia disebut katalis.
Asam nukleat merupakan salah satu makromolekul yang memegang peranan sangat penting dalam kehidupan organisme karena di dalamnya tersimpan informasi genetik. Asam nukleat sering dinamakan juga polinukleotida karena tersusun dari sejumlah molekul nukleotida sebagai monomernya. Tiap nukleotida mempunyai struktur yang terdiri atas gugus fosfat, gula pentosa, dan basa nitrogen atau basa nukleotida (basa N).
Asam nukleat adalah makromolekul biokimia yang kompleks, berbobot molekul tinggi, dan tersusun atas rantai nukleotida yang mengandung informasi genetik. Asam nukleat yang paling umum adalah Asam deoksiribonukleat (DNA) and Asam ribonukleat (RNA). Asam nukleat ditemukan pada semua sel hidup serta pada virus.
Asam nukleat dinamai demikian karena keberadaan umumnya di dalam inti (nukleus) sel. Asam nukleat merupakan biopolimer, dan monomer penyusunnya adalah nukleotida. Setiap nukleotida terdiri dari tiga komponen, yaitu sebuah basa nitrogen heterosiklik (purin atau pirimidin), sebuah gula pentosa, dan sebuah gugus fosfat. Jenis asam nukleat dibedakan oleh jenis gula yang terdapat pada rantai asam nukleat tersebut (misalnya, DNA atau asam deoksiribonukleat mengandung 2-deoksiribosa). Selain itu, basa nitrogen yang ditemukan pada kedua jenis asam nukleat tersebut memiliki perbedaan: adenin, sitosin, dan guanin dapat ditemukan pada RNA maupun DNA, sedangkan timin dapat ditemukan hanya pada DNA dan urasil dapat ditemukan hanya pada RNA.
Struktur dasar RNA mirip dengan DNA. RNA merupakan polimer yang tersusun dari sejumlah nukleotida. Setiap nukleotida memiliki satu gugus fosfat, satu gugus pentosa, dan satu gugus basa nitrogen (basa N). Polimer tersusun dari ikatan berselang-seling antara gugus fosfat dari satu nukleotida dengan gugus pentosa dari nukleotida yang lain.
Metabolisme meliputi proses sintesis dan proses penguraian senyawa atau komponen dalam sel hidup. Proses sintesis itu disebut anabolisme dan proses penguraian disebut katabolisme. Semua reaksi metabolism dikatalisis oleh enzim, termasuk reaksi yang sederhana seperti penguraian asamkarbonat menjadi air dan karbondioksida, proses pemasukan dan pengeluaran zat kimia dari dan ke dalam sel melalui membran proses biosintesis protein yang panjang dan rumit atau pun proses penguraian bahan makanan dalam sistem pencernaan mulai dari mulut, lambung, usus, dan penyerapan hasil penguraian tersebut melalui dinding usus, serta penyerapannya keseluruh bagian tubuh yang memerlukannya, begitu juga dengan proses sintesis dan penguraian berlangsung dalam berbagai jalur metabolisme.

I.2 Tujuan Makalah ini
Adapun tujuan pembuatan makalah ini untuk mengetahui proses metabolisme dan katabolisme protein dan asam nukleat dalam tubuh



BAB II
PEMBAHASAN


2.1  Metabolisme Protein
Protein bersama karbohidrat dan lemak merupakan sumber energi bagi tubuh.

protein tersusun dari molekul-molekul yang disebut asam amino. Di dalam tubuh mamalia asam amino terbagi menjadi dua bagian yaitu asam amino esensial dan non esensial. Asam  amino esensial ialah asam amino yang tidak dapat disintesis oleh tubuh. Asam amino esensial dapat disintesis oleh tubuh namun tetap diperlukan asupan dari makanan untuk menjaga keseimbangan asam amino tersebut di dalam tubuh.


DOWNLOAD LENGKAP MAKALAH

Winrar (.rar)
Adobe Reader (.pdf)

Makalah Kegunaan Protein





BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian
Protein (akar kata protosdari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalahsenyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer darimonomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatanpeptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan beberapasulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua selmakhluk hidup dan virus.

Protein memiliki berbagai fungsi seperti:

1.    Protein merupakan enzim atau subunit enzim, misal ribonuklease, tripsin
2. Protein berperan dalam fungsi struktural atau mekanis, misal protein    yangmembentuk batang dan sendi sitoskeleton
3. Protein juga terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi, misalTrombin
4. Protein sebagai sistem pengendali dalam bentuk hormon, misal insulin, hormontumbuh (auksin),
5.   Protein sebagai komponen penyimpanan/ nutrient, misal kasein(susu),ovalgumin (telur),gliadin (gandum) dan transportasi hara di tumbuhan
6. Protein sebagai salah satu sumber gizi dan berperan sebagai sumber asam aminobagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof).
7.   Pada organism lain, protein memiliki fungsi lain seperti Monelin
       ,pada suatutanaman di Afrika yang mempunyai rasa yang amat manis ataupun protein antibeku pada ikan.

Sebagian besar kimia kehidupan adalah senyawa organik polifungsional. Gugusfungsional tersebut biasanya mempunyai interaksi agak kuat, seperti gugus yang ada padakarbohidat dan antara gugus amino dengan karboksil pada asam amino.
Protein yang merupakan komponen tak berair di dalam sel dan begitu banyak dijumpai didalam makhluk hidup mempunyai fungsi yang sangat mengagumkan. Proteinberdasarkan bentuk, dibedakan menjadi 2 macam yaitu protein serabut dan globular.
 Protein apabila dihidrolisis dengan asam atau basa akan menjadi asam amino. Hal inimembuktikan bahwa molekul penyusun protein adalah asam amino.
                                                           
Ciri – ciri utama molekul protein yaitu :
1.      Umumnya terjadi atas 20 macam asam amino yang berikatan secara kovalen dalam variasi urutan yang bermacam – macam, membentuk suatu rantai polipeptida.
2.      Terdapat ikatan kima lain yang menyebabkan terbentuknya lengkungan – lengkungan rantai polopeptida menjadi struktur tiga dimensi protein.
3.      Strukturnya tidak stabil terhadap beberapa factor seperti pH, dll
4.       Umumnya reaktis sangat spesifik hal ini disebabkan karena adanya gugus samping yang reaktif dan susunan khas struktur makromolekulnya.

2.2 Komposisi Protein

Protein terdiri dari karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, dan, dalam beberapa kasus,belerang. Protein adalah satu-satunya senyawa organic yang mengandung nitrogen,sebuah fakta yang menjadikannya kedua penting dan berpotensi beracun.

Asam amino merupakan unit dasar struktur protein. Beberapa dari asam amino ini dapatsynthesized lain dari asam amino (disebut sebagai nonessential asam amino), sementarabeberapa harus diperoleh dari makanan (disebut sebagai asam amino essensial)




DOWNLOAD LENGKAP MAKALAH

Winrar (.rar)
Adobe Reader (.pdf)

Minggu, 29 Desember 2013

MAKALAH PROTISTA





BAB I
PENDAHULUAN

A.  Alasan Memilih Judul
            Kami memilih judul Protista karena kami akan mengidentifikasi pengertian protista dan ciri-ciri protista.

B.  Metode Pengumpulan Data
            Kami sebagai penulis dalam membuat makalah protista ini berdasarkan cara di bawah ini :
      1.   Observasi
      2.   Kepustakaan
      3.   Hasil diskusi kami

C.  Tujuan Pembuatan Makalah
            Makalah ini ditulis dan disusun untuk ditujukan kepada :
      -     Para pembaca untuk menambah pengetahuan tentang protista
      -     Sebagai bahan referensi dan juga bahan informasi apabila akan membuat makalah protista
      -     Untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh guru


BAB II
PROTISTA

A.  Pengertian Protista
            Menurut teori evolusi, protista terbentuk kira-kira satu milyar tahun sebelum terbentuknya tumbuhan, jamur dan hewan. Protista merupakan organisme eukariotik awal yang merupakan organisme prokariotik.
            Protista umumnya ditemukan di air, baik air tawar maupun air laut. Protista merupakan plankton, yaitu organisme berukuran mikroskopis yang melayang-layang di air.
            Kingdom protista dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu protista mirip hewan, protista mirip tumbuhan dan protista mirip jamur (Campbell, 1998:523) masing-masing kelompok memiliki ciri yang berbeda, untuk lebih jelasnya perhatikan uraian di bawah ini.

      1.   Protista Mirip Hewan
                  Protista yang menyerupai hewan adalah Protozoa. Protozoa berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata protos artinya pertama dan zoon artinya hewan bersel satu. Meskipun bersel satu Protozoa adalah organisme yang lengkap, dalam arti dapat melakukan kegiatan hidup seperti organisme yang bersel banyak.
            a.   Struktur dan fungsi tubuh Protozoa
                  -     Bersel tunggal (monoseluler) serta mempunyai organ sel yang sederhana
                  -     Alat pernapasan dengan seluruh permukaan tubuh
                  -     Berinti satu kecuali Paramecium
                  -     Ukuran 100 – 300 mikron
                  -     Bentuknya tetap, kecuali Amoeba
                  -     Alat pencernaan : sitostoma / mulut sel, vakuola makanan dan sitopige anus sel, kecuali Amoeba tidak bersitostoma / bersitopige
                  -     Proses pencernaan : intraseluler dalam vakuola makanan, pada Amoeba disebut fagositosit
                  -     Susunan saraf / indra tidak ada, stigma merupakan bagian yang peka terhadap rangsang cahaya   
                  -     Perkembanganbiakan : vegetatif, dengan amitosis kecuali Paramecium dengan konjugasi, Sporozoa dengan metagenesis. Generatif, dengan membentuk mikrogamet dan makrogamet
                  -     Sel tubuh Protozoa terdiri atas tiga bagian utama, yaitu membran plasma terdiri atas lipoprotein, sitoplasma bersifat koloid dan inti sel
            b.   Klasifikasi
                  Protozoa terbagi empat kelas, yaitu :
                  1)   Kelas Rhizopoda (Sarcodina)
                        -     Alat gerak : pseudopodia (kaki semu)
                        -     Geraknya disebut gerak amoeboid
                        -     Pengambilan makanan secara fagosit menggunakan kaki semu 
                        -     Pembiakan dengan membelah diri
                        -     Habitat : air tawar, air laut, ada yang bersifat parasit
                        Contoh :
                        -     Amoeba hidup di uar tubuh organisme (hidup bebas), misalnya : Amoeba proteus, Amoeba raksasa Chaos carolinense (dapat mencapai 100 mikron)

                        -     Entamoeba hidup di dalam tubuh organisme, mislanya pada manusia



DOWNLOAD LENGKAP MAKALAH

Winrar (.rar)
Adobe Reader (.pdf)

Makalah Manfaat Jamur Terhadap Manusia




BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar belakang
Dengan  kemajuan ilmu pengetahuan biologi ini,sejak di temukannya berbagai alat teknologi, pembahasan ilmu biologi semakin menjadi kompleks, contohnya : fungi atau jamur, karya ilmiah ini mencoba membahas salah satu bab di bidang ilmu pengetahuan biologi ini yaitu tentang fungi.
Jamur kuping merupakan salah satu kompok jelly fungi  yang masuk ke dalam kelas Basidio mycota dan mempunyai tekstur jelly yang unik. Fungi yang masuk ke dalam kelas ini umumnya makroskopis atau mudah dilihat dengan mata telanjang.
Banyak tumbuhan jamur dimana-mana dan mudah di dapatkan. Jamur mempunyai banyak manfaat yaitu untuk di konsumsi, untuk mengobati kangker payudara, menurunkan berat badan, sumber kalium, lawan radikal bebas dan lain-lain.

1.2  Tujuan penulisan
Dengan adanya karya tulis ini penulis mempunyai tujuan dalam penulisan karya tulis yaitu:
1.     Pembaca mengetahui manfaat dari jamur bagi manusia.
2.     Mengetahui kandungan gizi pada jamur
3.     Mengetahui jenis-jenis jamur yang dapat di konsumsi dan yang tidak dapat di konsumsi
4.     Dan menyelesaikan tugas Bahasa Indonesia




1.3  manfaat Penulisan
            Dengan adanya karya tulis ini , saya harap siswa/siswi SMA XAVERIUS PRINGSEWU dapat menambah wawasan tentang tanaman jamur, bahwa jamur sangat bermanfaat bagi manusia, jamur juga bias dimakan dan juga bisa di buat obat.

1.4 Rumusan Penulisan
1.     Apa saja fungsi dan manfaat dari jamur ?
2.     Apa pengertian dari jamur ?
3.     Sebutkan macam-macam jamur?

1.5  Sumber Data
Sumber yang kami dapatkan dari :
1.     Internet dan,
2.     Buku

1.6Metodologi
1.6.1    metode penulisan
è DISKRIPSI



BAB II
LANDASAN TEORI
2.1  Pengertian judul
Menurut KBBI,  jamur adalah jenis tumbuhan yang tidak berdaun dan tidak berbuah, berkembang biak dengan spora, biasanya berbentuk paying diderah berair atau lembah atau batang busuk
Pengeertian dari buku, jamur adalah tubuh buah yang tampak di permukaan media tumbuh dari sekelompok fungi (basidiomycota) yang terbentuk seperti payung: terdiri dari bagian yang ter tegak (“batang”) dan bagian yang mendat atau membulat. Secara teknis biologis tubuh buah ini disebut basidium, beberapa jamur aman dimakan manusia bahwa beberapa dianggap berkhasiat obatdan beberapa yang lain beracun, contoh jamur yang biasa di makan : jamur merang (volvariela volvacea), jamur tiram (pleurotus), jamur kuping , jamur kancing atau champignon dan lain-lain.




 BAB III
PEMBAHASAN
3.1 pengertian rumusan masalah
3.1.1 Fungsi Dan Manfaat
Peranan jamur dalam kehidupan manusia sangat banyak, baik peran yang merugikan maupun yang menguntungkan.
è Jamur yang menguntungkan meliputi berbagai jenis antara lain sebagai berikut.

a. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi.
b. Rhizopus  dan mucor  berguna dalam industri bahan makanan, yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom. 




DOWNLOAD LENGKAP MAKALAH

Winrar (.rar)
Adobe Reader (.pdf)